Heboh Android Bakalan Berbayar, Begini Ceritanya

0
841
[email protected]

Cerita Soal Android Bakalan Berbayar

Eratekno.com – Kabar yang menyebutkan soal Android bakalan berbayar memang belakangan cukup santer didengar, Jika memang benar demikian, tentu bakal ada persoalan baru dimana penggunan kini sangat nyaman dengan konsep Open Source.

Baca Juga: Harga Xiaomi Mi A2 Lite Lebih Murah Dari Prediksi!

Pada hakikatnya, hal ini merupakan sebuah gertakan dari Google terhadap keputusan Uni Eropa baru-baru ini. dimana keputusan tersebut memaksa Google unutk membundel aplikasi Chrome dan pencariannya dari Android. Hal ini yang kemungkinan akan memiliki beberapa impilikasi terhadap masa depan model bisnir gratis di Android.

Berkaitan dengan hal tersebut, CEO Google Sundar Pichai memberikan tanggapan melalui blog resminya, dimana dirinya menjabarkan tanggapan perusahan terhadap denda sebesar $5 milair UE. Pichai menyoroti fakta bahwa pengguna Android pada umumnya akan menginstall sekitar 50 Aplikasi sendiri dan dapat dengan mudah menghapus aplikasi yang sudah diinstall. Namun jika Google dicegah dari memaketkan aplikasi sendiri, itu akan menganggu ekosistem Android.

Baca Juga: Wow Muncul Video Teaser yang Menampilkan Advan G2 Plus!

“Jika pembuat ponsel dan operator jaringan seluler tidak dapat menyertakan aplikasi kami di berbagai perangkat mereka, itu akan mengganggu keseimbangan ekosistem Android,” jelas Pichai, hati-hati menghindari fakta bahwa pembuat ponsel tidak akan lagi dipaksa untuk memaketkanaplikasi ini tetapi masih bisa memilih untuk melakukannya.

Pichai kemudian mengisyaratkan bahwa model bisnis Android gratis bergantung pada bundling aplikasi ini. “Sejauh ini, model bisnis Android berarti bahwa kami tidak perlu membebankan biaya kepada pembuat ponsel untuk teknologi kami, atau bergantung pada model distribusi yang dikontrol ketat,” kata Pichai. “Namun kami khawatir keputusan hari ini akan mengganggu keseimbangan kehati-hatianyang kami alami dengan Android, dan itu mengirimkan sinyal yang mengganggu yang mendukung sistem kepemilikan atas platform terbuka.”

Baca Juga: Ponsel Premium Oppo Find X Bukan Kategori Selfie Expert!