Hindari Blokir, PUBG Mobile Hadirkan Fitur Baru Untuk Batasi Waktu Bermain!

0
482
Copyright©REVIEW1ST.COM

Pemain PUBG Mobile Hanya Bisa Bermain Maksimal 6 Jam

Eratekno.com – Belum lama ini, Game Mobile PlayerUnknown’s Battleground atau yang biasa disebut sebagai PUBG Mobile telah menjadi bahan pembicaraan masyarakat, lantaran beberapa masalah yang menimpanya baru-baru ini. Seperti sejumlah kota di india telah menyatakan, bahwa game ini dilarang untuk dimainkan. Bahkan pekan lalu, 16 siswa ditahan gara-gara melanggar aturan pemerintah tentang game tersebut.

Baca Juga : PUBG Mobile Season 6 Bawakan Berbagai Konten Menarik, Apa Saja?

Pelanggaran game bergenre battle royale di India ini sendiri dikarenakan mampu membuat orang kecanduan dan memiliki dampak negatif terhadap tingkah laku pemainnya. Terkait kecaman pemerintah India atas permainan PUBG versi Mobile yang adiktif ini sendiri membuat pengembang game tersebut menghadirkan fitur baru untuk mengurangi angka kecanduan game tersebut.

Pengembang dan pemilik game PUBG Mobile, Tencent ini sendiri telah merilis sebuah fitur baru untuk membatasi waktu bermain. dimana fitur tersebut telah di uji coba sejak tanggal 21 Maret lalu di India, dan beberapa pemain sudah melaporkan, bahwa mereka mendapatkan pesan peringatan terkait waktu bermain saat melakukan proses login pada akun mereka.

Copyright©twitter

Adapun pesan peringatan yang diberikan tersebut akan muncul saat pemain telah bermain PUBG Mobile selama batas maksimal 6 jam di hari yang sama. Setelah pemain sudah melewati batas maksimal tersebut, maka ia baru bisa melakukan login atau memainkan game tersebut di hari berikutnya, dan sama akan memiliki durasi 6 jam/hari.

Fitur baru batasan waktu ini sendiri memang sengaja dihadirkan untuk mempertahankan game milik Tencent agar tetap bisa dimainkan secara sehat dan bertanggung jawab. Sang pengembang pun mengaku, bahwa fitur ini diluncurkan karena adanya wacana pemblokiran PUBG Mobile di India. Sebagaimana yang disampaikan oleh Tencent melalui keterangan resminya, bahwa dirinya terkejut saat beberapa kota yang melarang permainan tersebut.

“Kami memperkenalkan sistem gameplay yang sehat di India untuk mempromosikan game yang seimbang dan bertanggung jawab, termasuk membatasi waktu bermain untuk pemain di bawah umur. Karena itu kami terkejut mengetahui bahwa pihak berwenang setempat di beberapa kota telah memutuskan untuk memberlakukan larangan bermain game kami,” jelasnya.

Game PUBG Mobile di Indonesia sendiri dinilai memiliki unsur radikalisme, dan bahkan sempat menuai kontroversi setelah masyarakat menilai permainan tersebut dapat memicu radikalisme karena mempraktikkan peperangan dan pembunuhan.

Baca Juga : Layak Diapresiasi, Capaian Kesuksesan PUBG Mobile di Tahun Perdananya!