Ini Alasan Kenapa Asus dan Acer Sukses Kuasai Pasar Laptop Indonesia !

0
729
[email protected]

Inilah Alasan Kenapa Asus dan Acer Kuasai Pasar Laptop Indonesia !

Eratekno.comAsus dan Acer merupakan produsen raksasa asal Taiwan yang bersaing dengan ketat untuk menguasai pasar laptop Indonesia. Market Analyst IDC Indonesia Stallone Hangewa yang menyatakan di tahun ini, persaingan sejumlah merek yang berusaha menguasai pasar laptop di dalam negeri masih sama dengan tahun 2017.

Baca Juga : Asus Luncurkan 3 Laptop Gaming ROG Anyar ke Indonesia !

Seperti pada 2017 Asus dan Acer yang berebut pangsa pasar laptop Indonesia dengan melakukan inovasi masing-masing sebesar 40,5% dan 21,8% pada kuartal III/2017. Dimana angka tersebut tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak kuartal sebelumnya. Sementara berdasarkan rincian pada kuartal I/2017, presentase Asus sebesar 31% yang disusul oleh Acer dengan 23%.

Copyright©tabloidlaptop

Lantas diikuti oleh vendor lain,yakni Lenovo dengan presentase 19,4%, HP 18,9% dan Dell 4,9%. Untuk hasil tersebut cenderung masih belum banyak berubah di kuartal II/2017. Untuk presentase pasar Asus sebesar 40,7% disusul dengan Acer yakni 20,7%. Kemudian, Lenovo 18,7%, HP 14,3% dan Dell 4%.

Pada kuartal III/2017, selain Asus dan Acer, tiga vendor yang lain terlihat semakin turun porsinya, seperti Lenovo dengan porsi 16,8%, HP 15,8% dan Dell 2,9%. Menurut Stallone, ada beberapa faktor yang terjadi sehingga mendorong para pabrikan laptop tersebut untuk mampu menguasai pasar. Yang pertama dengan mengeluarkan sebuah produk yang cocok serta yang dibutuhkan untuk pasar saat ini.

Mereka (vendor) mengeluarkan laptop yang dapat memenuhi kebutuhan dari pasar itu sendiri,” ujarnya.

Baca Juga : Siap-Siap, Toshiba Segera Luncurkan Laptop Intel Core 8th Gen di Kuartal 1 2018 !

Alasan lain, yakni para vendor semakin giat untuk mempromosikan serta mengedukasi tentang kesadaran merek melalui beberapa strategi pemasaran. Dengan begitu, para vendor tertentu akan selalu lekat dalam ingatan konsumen yang sering kali menjadi pilihan saat harus membeli sebuah laptop baru.

Kegiatan pemasaran dari vendor juga sangat membantu untuk membentuk brand awareness dan mengedukasi pasar mengenai brand dan produk mereka,” katanya.

Terakhir, dengan pelayanan purnajual yang juga dapat menambah kontribusi untuk meningkatkan loyalitas dan kepuasan para konsumen. Sehingga para konsumen yang bakal cenderung bakal bertahan pada salah satu brand yang mereka kenal sebelumnya. Tentu yang memiliki produk yang menurut mereka bagus.

Ketika konsumen merasa puas akan kinerja dan pelayanan dari sebuah brand maka mereka akan cenderung bertahan dengan brand yang sama.”

Baca Juga : Makin Canggih, Laptop Tipis Tanpa Kipas Ini Dibanderol Rp 12 Jutaan Lho !