Jangan Coba-coba, Kirim Pesan Seperti Ini di Grup WhatsApp Bisa Dipenjara Lho !

0
16275
Copyright©Liputan6

Dinegara Ini Kirim Gambar Seperti Ini Di Grup WhatsApp, Admin Bisa Dibui !

Eratekno.comSudah sering kali di sebutkan bahwa WhatsApp saat ini menjadi aplikasi pesan singkat yang populer dan banyak di gunakan orang di berbagai penjuru dunia. Bahkan aplikasi yang kini berada di bawah naungan Facebook ini punya lebih dari 1.5 miliar pengguna dari berbagai penjuru dunia.

Tak hanya di Indonesia, di Indonesia WhatsAPp juga menjadi salah satu media komunikasi yang menjadi andalan masyarakat di Negara tersebut.

Lantaran menjadi salah satu aplikasi pesan singkat dengan basis pengguna yang besar, para pengguna WhatsApp kini mendapat pengawasan ketat dari pihak kepolisian di India. Bukan tanpa alasan karena belakangan ini para penegak hukum di India melihat bahwa aplikasi chatting ini sering kali di gunakan untuk melakukan tindakan criminal.

Baca juga : Sssttt… Ternyata Begini Cara Bobol WhatsApp Via Panggilan Telepon !

Di India, ada sejumlah hal yang menjadi pantangan bagi para pengguna WhatsApp dan jika hal tersebut di langgar maka pihak kepolisian akan turun tangan. Di lansir dari The News Pocket pada Selasa, 14 Januari 2020, hal pertama yang tidak boleh di lakukan adalah mengirimkan video provokatif, cabul atau konten p*rno dalam sebuah grup.

Apabila hal tersebut dilakukan, maka admin grup WhatsApp itu bisa di tangkap oleh pihak kepolisian. Konten p*rnografi yang di maksud juga termasuk p*rnografi anak-anak hingga video asusila yang di buat melalui kamera tersembunyi dan di filmkan secara illegal.

Copyright©recode.ID

Selain itu, penguna WhatsApp juga dilarang membagikan foto/video manipulasi yang melibatkan orang-orang penting. Ada pula larangan untuk mempromosikan perdagangan illegal atau palacuran melalui WhatsApp.

Baca juga : Sebelum Nyesel, Deretan Virus Bahaya di WhatsApp Wajib Kamu Waspadai !

Pengirim konten yang melakukan pelecahan seksual kepada wanita di WhatsApp juga terancam hukuman penjara serta memalsukan nama orang lain juga bisa dijerat hukuman. India juga memberlakukan aturan ketat terkait konten kebencian mengenai agaman atau tempat ibadah.

Meski WhatsApp punya fitur enkripsi end-to-end untuk menjaga keamanan percakapan, pihak kepolisian India bisa mendapatkan sejumlah data yang dibutuhkan untuk dibawa ke ranah hukum. WhatsApp mengumpulkan sejumlah metadata yang bisa saja diberikan oleh Facebook kepada penegak hukum jika dibutuhkan.

Dilansir dari Gadgetsnow, penegak hukum di India bisa menjerat pengguna WhatsApp yang bandel dengan Undang-Undang Teknologi Informasi Tahun 2000 yang berlaku disana,

Baca juga : Tahun Ini WhatsApp Tak Gratis Lagi, Segini Lho Harganya !