Mengandung Adware, Ratusan Aplikasi Android ini Dicekal Dari Play Store!

205
Copyright©Android Central

Ada Aplikasi Android Dari Salah Satu Developer Ternama

Eratekno.com – Ada kabar terbaru yang menyebutkan, jika Google telah melakukan pencekalan pada 600 aplikasi Aplikasi Android dan pengembang didalam toko aplikasi mereka yakni Google Play Store.

Pencekalan ini dilakukan oleh Google lantaran aplikasi android dalam rangka memberantas penipuan berbasis iklan serta berbagai iklan yang dianggap menggangu para pengguna smartphone android.

Baca juga; Aktifkan Sekarang ! Fitur Ini Bisa Selamatkan HP Android dari Miliaran Aplikasi Berbahaya !

Seperti dilaporkan oleh laman Buzzfeed News, dimana salah satu developer aplikasi ternama yakni Cheetah Mobile yang berasal dari China juga menjadi salah satunya dicekal oleh pihak Google.

Copyright©tempo

Perlu diketahui, jika developer yang satu ini memang sudah lama terlibat penipuan berkedok iklan, namun Google masih mengizinkan mereka menerbitkan Aplikasi Android didalam Play Store. Dan saat ini Google tidak memberi ampun dengan menghapus 45 katalog aplikasi mereka dari Play Store.

Baca juga; Canggih, Begini Cara Kirim Aplikasi via WhatsApp!

Per Bjorke, selaku Senior Product Manager Google for Ad Traffic Quality,mengatakan jika Aplikasi Android yang telah berhasil mereka hapus menargetkan yang menggunakan bahasa Inggris. Aplikasi tersebut merupakan karya dari developer asal Hong Kong, China, Singapura, serta India.

Perlu kalian ketahui, jika Google memang memberikan kebijakan berupa larangan para pengembang untuk menampilkan iklan disaat Aplikasi Android tersebut tidak digunakan. Selain itu, mereka juga dilarang menampilkan iklan yang menipu para pengguna untuk diklik secara tidak sengaja.

Bjorke pun memberi contoh Aplikasi Android yang menampilkan iklan dengan ukuran selayar penuh pada saat pengguna ingin melakukan panggilan telepon. Jelas ini sangat mengganggu ya?

“Ini adalah manuver yang invasif yang mengakibatkan pengalaman buruk bagi pengguna yang mengganggu fungsi utama perangkat seperti panggilan telepon dan GPS, mengklik iklan secara tidak sengaja dan menyia-nyiakan uang untuk pengiklan,” ujar Bjorke dikutip dari laman inet.detik.

Baca juga; Tantang WhatsApp, Aplikasi Chatting Asli Indonesia Hadir dengan Beragam Fitur Canggih, Mau Coba?