Menkominfo Ancam Blokir Facebook, Jika Ada Data Pengguna Disalahgunakan !

0
479
[email protected]

Jika Ada Data Pengguna Disalahgunakan, Menkominfo Bakal Blokir Facebook,  !

Eratekno.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara yang mengancam bakal memblokir Facebook, jika kedapatan menyalahgunakan data pengguna Indonesia. Seperti yang dikutip dari Bloomberg, Rabu (4/4/2018), Rudiantara yang menyatakan, pemblokiran Facebook di tanah Air juga bakal berlaki jika jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg tersebut gagal menghentikan adanya penyebaran berita palsu, mendekati Pemilihan Umum yang akan datang.

Baca Juga : Disindir oleh Tim Cook, Inilah Serangan Balik Facebook untuk Apple !

Dimana ancaman tersebut yang merupakan imbas dari terjadinya penyalahgunaan data pribadi 50 juta pengguna Facebook oleh pihak ketiga, yaitu Cambridge Analytica yang menyalahgunakan demi kepentingan politik Amerika Serikat. Gara-gara hal tersebut, timbul ketakutan di Indonesia jika pemilihan presiden nanti di tahun 2019 juga tak mungkin diwarnai dengan kecurangan.

facebook
[email protected]

Bloomberg yang mengungkapkan, mengenai keterkaitannya adanya kontestan pemilu yang bakal digelar dalam beberapa bulan mendatang, Rudiantara yang juga menyuarakan jika ada individu atau sejumlah kelompok yang sudah terorganisir yakni dengan menggunakan platform media sosial sebagai cara untuk mempengaruhi hasil pemilu.

Baca Juga : Awas Upaya Peretasan, Berikut 3 Penyebab Pengguna Terima SMS Reset Pasword Facebook

“Jika saya harus memblokirnya, saya akan melakukan itu,” kata Rudiantara dalam wawancara. Sebelumnya, pihak Kemkominfo juga telah memblokir aplikasi pesan Telegram. “Saya pernah melakukannya (memblokir Telegram). Saya tidak ragu untuk memblokir lagi,” kata pria yang karib disapa Chief RA itu.

Peringatan kepada Facebook, ungkap Bloomberg, yang melampaui peringatan yang sudah diberikan kepada Alphabet (Google) sebagai pemiliki dari YouTube serta beberapa perusahaan media sosial yang lain, seperti Twitter. Baik untuk Twitter atau Google dimana sebelumnya yang telah setuju untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk melakukan pantauan terhadap konten-konten di platform mereka.

Selain itu, Facebook yang juga sudah berkomitmen untuk tetap terus berupaya melindungi informasi data penggunanya, untuk menghindari adanya penyalahgunaan serta memberikan lebih banyak akses kepada pengguna demi mengontrol data pribadi mereka. Hal tersebut merupakan bentuk inisiatif dari Facebook untuk mendukung adanya integritas pemilu.

Baca Juga : Meski Terjerat Skandal, Facebook Tetap Jadi Incaran Iklan Politik !