MI Service Terima Perbaikan Ponsel Xiaomi Non-Garansi, Ini Biayanya!

0
438
Copyright ©Tech Advisor

Daftar Ponsel Xiaomi Ilegal yang Terima Perbaikan di Mi Service

Eratekno.com – Perlu diketahui, jika saat ini marak sekali peredaran smartphone ilegal atau black market di Indonesia. Meskipun Begitu, pihak Xiaomi menyatakan jika mereka masih mau menerima perbaikan dari perangkat Xiaomi yang tidak dibekali dengan Garansi resmi tersebut.

Padahal seperti yang kita ketahui, vendor lain selalu menolak atau tidak mau menerima perbaikan sebuah smartphone ilegal di Store resmi mereka. Nah jenis perbaikan yang ditawarkan oleh pihak Xiaomi diantaranya adalah Software Upgrade dan juga Hardware repair tanpa mengganti mainboard.

Baca juga: Bos Xiaomi Beri Isyarat Mi 8 Youth Masuk Indonesia!

Nah untuk layanan perbaikan ini berlaku untuk beberapa tipe ponsel android Xiaomi yang ada dipasaran, mulai dari Redmi 1S, Redmi 2, Redmi S2, Redmi 3, Redmi 3S, Redmi 4A, Redmi 4X, Redmi 5A, Redmi 5, Redmi 5 Plus, Redmi Note, Redmi Note 3, Redmi Note 4 (Qualcomm), Redmi Note 5A, Xisomi MIA1, Serta Redmi Note 5.

Nah untuk beberapa smartphone Xiaomi yang tak memiliki garansi resmi tersebut, pihak Mi Service bakal mengenakan biaya service Rp 120.000 untuk perbaikan software, sementara untuk perbaikan hardware akan dikenakan biaya Rp 150.000.

Copyright ©JalanTikus

Itu hanya sekedar biaya service saja, apabila ada pergantian spare part, maka nantinya pimiliki smartphone Xiaomi akan dikenakan biaya sesuau dengan harga peralatan yang tertera.

Baca juga: Dipangkas, Harga Smartphone Nokia ini Tinggal Sejutaan!

Terkait hal ini, perwakilan dari pihak Xiaomi pun membenarkan mengenai kabar tersebut. melalui keterangan resminya, vendor Xiaomi memberitahukan jika pengalaman pengguna menjadi hal paling utama bagi mereka.

“Sebagai brand, masih memiliki kewajiban untuk melayani konsumen. Kami tetap membantu layanan purna jual untuk produk tidak resmi, terbatas hanya untuk model yang resmi hadir di Indonesia,” Kata pihak Xiaomi dikutip dari laman Tempo.

Akan tetapi, pihak Xiaomi setiap tahunnya mereka telah bekerjasama dengan pemerintah serta patner lokal untuk mendorong konsumen agar mau membeli smartphone Xiaomi dengan garansi resmi.

“Kami menanggapi masalah produk black market dengan sangat serius dan kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk mengatasi masalah ini, sekaligus mendorong pengguna untuk hanya membeli produk resmi di partner resmi,” tambahnya.

Baca juga: Duo Xiaomi Mi A2 Resmi Rilis di Indonesia, Segini Harganya!