Negara Lain Gunakan Snapdragon 626, Kenapa Vivo V9 di Indonesia Pakai Prosesor Lebih Rendah?

0
875
vivo v9
[email protected]

Resmi Meluncur dengan Snapdragon 450, Berikut Alasan Vivo V9 Gunakan Prosesor Lebih Rendah di Indonesia

Eratekno.com – Kita tahu jika Vivo baru saja meluncurkan smartphone terbarunya Vivo V9 di pasar Tanah Air. Nampak perangkat penerus dari Vivo V7 dan V7 Plus ini dibekali dengan sejumlah peningkatan, terutama pada sektor kamera.

Beberapa peningkatan tersebut seperti kamera ganda (dual-camera) di bagian belakang serta teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intellegence-AI) untuk kamera depan dan belakang. Selain itu, persamaan juga terlihat pada spesifikasi perangkat ini yakni tepatnya disisi ‘otak’ perangkat alias prosesor yang digunakan.

Baca juga : Keren, Vivo V9 Melenggang dengan Meriah di Candi Borobudur, Ini Harga Resminya!

Sama seperti pendahulunya, Vivo V9 masih mengandalakan chipset Snapdragon 450 buatan Qualcomm. Lantas hal ini menimbulkan pertanyaan bagi Vivo fans (pendukung Vivo) di Tanah Air. Banyak pertanyaan mencuat karena perangkat ini di negara lain menggunakan prosesor dengan seri yang lebih tinggi yakni Snapdragon 626. Lalu apa alasan Vivo menggunakan prosesor lebih rendah di Indonesia?

Mengenai hal ini diungkapakan langsung oleh General Manager Digital and Partnership Vivo, Fachryansyah Farandy. Dia membenarkan jika pemilihan chip Snapdragon 450 pada Vivo V9 berdasarkan riset pasar yang dilakukan oleh Vivo di Indonesia. Disebutkan jika di Indonesia hasil riset yang didapatkan memang terdapat di seri 4 atau Snapdragon seri 400.

Fachry menambahkan jika kebutuhan masing-masing negara memang berbeda-beda. ‘Memang berbeda, negara lain dengan Snapdragon yang lebih tinggi. Dan itu tak bisa disamakan karena berkaitan dengan level kebutuhannya’ ujarnya.

vivo v9
[email protected]

Sementara itu, dalam sertifikasi ketentuang Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian, terdapat dua tipe lin perangkat Vivo yakni 1724 dan 1727. Namun terkait apakah salah satu perangkat itu bakal hadir dengan peningkatan chipset, pihak Vivo masih enggan memberikan komentarnya.

Baca juga :  Ternyata Alasan Ini yang membuat Vivo usung “Poni” di Vivo V9 seperti iPhone X !

Digunakannya Snapdragon 450 sendiri juga berkaitan dengan harga yang nantinya akan mempengaruhi target pasar V9. Dikatakan oleh General Manager Brand and Activition Vivo, Edy Kusuma jika target pasar Vivo V9 beragam, termasuk masyarakat kelas menengah. Hal itu pun merujuk pada strategi promosi masif dan termasuk siaran langsung di 12 stasiun televisi.

Sementara di Indonesia sendiri perangkat terbaru Vivo ini djual dengan harga Rp 4 jutaan. Smartphone V9 tersedia dalam dua varian warna yakni Gold Black (hitam) dan Gold. Untuk penjualannya sendiri, sang vendor menggandeng lima toko online resmi Vivo Indonesia yakni Lazada.id, JD.id, Shopee, AkuLaku.com dan Dinomarket. Kelima e-commerce telah mulai menggelar pre order sejak kemarin Kamis, 29 Maret 2018.

Baca juga : Vivo V9 Usung Snapdragon 450 Pada Penjualan di Indonesia, Berikut Harganya!