Ngerii,, Polisi AS biasa Gunakan Jari Jenazah untuk Buka iPhone !

0
237
[email protected]

Demi Investigasi, Polisi AS Gunakan Jari Jenazah untuk Buka iPhone !

Eratekno.com – Untuk mendapatkan pembuktian sebuah fakta, polisi bisa melakukan apa saja asalkan hal itu legal dan juga memenuhi aturan yang berlaku. Seperti yang dilakukan oleh kepolisian di Amerika Serikat, belakangan ini telah diketahui yang menggunakan sidik jari mayat, demi untuk membuka kunci layar iPhone untuk kepentingan investigasi.

Baca Juga : Inovasi Baru, 2 Tahun Lagi, Apple Hadirkan iPhone Lipat ! Benarkah ?

Cara tersebut merupakan metode investigas yang sudah dilakukan oleh kepolisian AS sejak 2016 lalu. Hal tersebut yang dibenarkan oleh salah satu ahli forensik FBI, yakni Bob Moledor. Seperti yang dikutip oleh KompasTekno, dari Forbes, Senin (26/3/2018), dimana Moledor yang menyatakan pertama kali cara ini yang dilakukan pada jenazah yang diduga teroris yang telah mati ditembak oleh kepolisian.

[email protected]

Kasus tersebut yang terjadi pada tahun 2016 lalu, tetapi kala itu cara ini gagal sebab masalah waktu. Namun perlu kita ketahui, jika tak digunakan dalam lebih dari 48 jam, iPhone bakal meminta kode akses (passcode iphone) sebelum menggunakan sidik jari. Oleh sebab itulah, tak semua kasus tersebut dapat diselesaikan dengan cara ini oleh kepolisian.

Baca Juga : Segera Rilis, Apple Bakal Garap iPhone SE 2 di India? ini Alasannya !

Walaupun begitu, cara ini memang dianggap umum dan sah menurut hukum yang ada. Dimana dalam laporannya, Forbes yang mengutip sejumlah informasi dari sumber terdekat polisi federal yang mengungkapkan, jika cara ini memang sudah lumrah dilakukan apalagi untu kasus obat-obat terlarang. Sependapat dengan kepolisian, pengacara Marina Medvin yang menjelaskan jika cara tersebut merupakan metode yang tepat dan layat digunakan oleh penegak hukum.

Ia menambahkan, jika cara ini sama sekali tak melanggar privasi seseorang. Saat seseorang kehilangan nyawa, maka secara otomatis tak ada lagi privasi bagi dirinya. Sehingga hal-hal tersebut juga perlu dlindungi sehingga cara menggunakan sidik jari mayat tersebut merupakan cara yang legal atau sah.

Sekali saja setelah Anda membagikan informasi Anda dengan seseorang, maka Anda kehilangan kendali atas informasi tersebut. Anda tidak bisa memaksakan hak privasi saat ponsel teman Anda diinvestigasi dan polisi melihat ada pesan dari Anda untuk rekan Anda. Ini juga berlaku pada informasi pemiliknya,” ujar Medvin.

Baca Juga : Wah Berani Banget, Ini Nih yang Dilakukan Huawei Buat Tantang Apple dan Samsung!