Peduli Tunarungu, Google Hadirkan Aplikasi Live Transcribe Untuk Bantu Berkomunikasi !

0
87
Copyright©Android

Live Transcribe, Aplikasi Buatan Google Bantu Penderita Tunarungo untuk Berkomunikasi !

Eratekno.com – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat yakni Google baru saja meluncurkan aplikasi Live Transcribe. Aplikasi ini di buat untuk membantu penyandang tunarungu atau sulit mendengar agar bisa berkomunikasi dengan orang lain.

Kehadiran aplikasi ini merupakan salah satu bentuk komiten dari Google untuk menghadirkan berbagai produk yang mudah di akses oleh siapapun.

Aplikasi ini menggunakan teknologi pengenalan suara otomatis dengan mentranskirpsikan pembicaran menjadi tulisan secara real-time. Yang artinya dalam aplikasi ini bisa mendeteksi pembicaraan kemudian menerjemahkannya ke dalam teks untuk di baca.

Baca juga : Basmi Perilaku AFK, Sistem Kredit Skor Mobile Legends Dirubah!

Google berharap dengan aplikasi ini bisa lebih membantu penyandang tunarungu atau sulit mendengar bisa berkomunikasi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada 466 juta tunarungu dan sulit dengar.

Live Transcribe ini akan sangat membantu tunarungu, karena ketika ada orang berbicara, maka teksnya akan muncul. Sehingga membuat komunikasi mereka menjadi lebih baik,” tutur Product Manager Google AI Research Group, Sagar Savla, melalui video press conference di kantor Google Indonesia, Selasa (14/5/2019) di lansir dari Liputan6.

Copyright©Theverge

Aplikasi ini sudah mendukung 70 bahasa di dunia, tak terkecuali Bahasa Indonesia dan bahasa daerah Jawa.

Live Transcribe ini sudah bisa di download di Google Play Store dan hanya bisa di gunakan pada smartphone Android versi 5.0 ke atas. Namun sayangnya, pihak Google belum mengungkapkan peluncuran versi final aplikasi ini.

“Live Transcribe saat ini memang masih open beta, tapi bisa diunduh oleh pengguna Android dari Play Store,” katanya.

Baca juga : Waspada! “Voice Call” Bisa Bikin WhatsApp Kemasukan Virus Pencuri Data, Kok Bisa?

Karena aplikasi ini kemungkinan akan di gunakan terus-menerus maka akan di terapkan dark mode agar konsumsi daya baterai perangkat sangat rendah. Untuk penggunanya sendiri, smartphone harus terhubung ke internet.

“Jadi selama ada koneksi internet, maka pengalaman pengguna akan berjalan dengan baik,” sambungnya.

Akan tetapi, transkirp percakapan untuk saat ini tidak bisa di simpan. Kini Google tengah berupaya agar bisa di lakukan dan kemungkinan hanya bisa di simpan selama toga hari untuk menjaga privasi pengguna.

“Kami memproses suara pengguna, dan menghadirkan teksnya ke ponsel Anda. Lalu, kami akan menghapus suara tersebut secara langsung. Jadi rekaman suara tidak akan disimpan, tidak di server dan juga juga ponsel pengguna,” jelasnya.

Baca juga : Makin Canggih, Orangtua Kini Bisa Pantau Anak Kuliah Lewat Aplikasi Lho!