Perangi Hoaks, Facebook Rilis Fitur Fact Checking di Platformnya!

0
403
Copyright ©Indian Express

Facebook Mampu Menganalisa Foto Maupun Video di Platformnya

Eratekno.comFacebook, sebagai sosial media paling populer di seluruh dunia tersebut telah memberikan layanan baru berupa fitur untuk memerangi Hoaks di platform miliknya. Selama 2 tahun ini, Facebook telah bekerjasama dengan Third-party fact checker guna meninjau dan menilai mengenai kebenaran dari sebuah konten.

Melalui keterangan resminya, Facebook menyebutkan jika mereka telah memperluas program fact-checking untuk konten foto maupun video kepada 27 mitra yang tersebar di 17 negara di dunia.

Baca juga: Tanpa Aplikasi, Berikut Cara Dapat Ribuan Like di Facebook

Product Manager Facebook, yakni Antonia Woodford mengatakan, jika hal ini mereka lakukan untuk membantu Facebook dalam melakukan identifikasi dan mengambil tindakan tegas terhadap jenis informasi yang tersebar di platform mereka.

Copyright ©Indian Express

“Cara kerjanya sama seperti yang dilakukan saat meninjau artikel, kami menciptakan model mesin pembelajaran (machine learning) menggunakan berbagai sinyal yang kami terima, termasuk laporan dari pengguna Facebook, untuk mengidentifikasi konten yang berpotensi mengandung informasi yang salah,”Kata Antonia dikutip dari laman Selular.

Baca juga: Cara Main Facebook Gratis Untuk Semua Operator

Antonia menambahkan, selanjutnya Facebook bakal mengirimkan video maupun foto tersebut kepada Fact Chechker untuk meninjau lebih lanjut lagi, atau menemukan konten yang disebarkan itu. Ia menjelaskan jika mitra third-party fact checker Facebook ini memiliki kemampuan dalam menganalisa video maupun foto.

Selain itu, teknologi ini juga telah dilatih dalam menggunakan teknik virifikasi visual, diantaranya seperti pencarian gambar terbalik serta menganalisa metadata gambar, contohnya untuk mengetahui waktu dan lokasi dari ftoo maupun video itu diambil. Wah keren ya?

Facebook juga telah menggunakan tekologi Optical Character Recognition (OCR) guna mengekstrak teks dari sebuah foto lalu membandingkannya dengan judul dari artikel yang terdapat pada Fact Checker. Lalu Facebook juga sedang berupata untuk menemukan cara mengetahui sebuah foto maupun video yang dimanipulasi.

“Teknologi tersebut akan membantu kami mengidentifikasi foto dan video yang mencurigakan agar dapat segera dikirimkan ke fact-checker untuk ditinjau lebih lanjut secara manual,” terang Antonia.

Baca juga: Saat Facebook Ditinggal Pengguna, Sosial Media Ini Bernasib Sebaliknya!