Sebagian Pengguna Twitter Protes Lantaran Peraturannya yang Terlalu Ketat

0
515
Klik Twitter
Copyright©Pengentau

Usia Pengguna Dibawah 13 Tahun Benar-benar Akan Diblokir

Eratekno.com – Beberapa bulan terakhir ini peraturan ketat sosial media mulai diberlakukan, hal ini dilakukan untuk melindungi anak dan kecanduan media sosial di usia Dini sehingga dapat merusak masa depannya. Dari berbagai layanan yang sudah menerapkan peraturan pembatasan usia, nampaknya Twitter yang menjadi sorotan publik.

Media sosial dengan logo burung biru ini mulai bulan lalu sudah mulai memberlakukan peraturan baru yakni pembatasan umur terhadap platform besutannya. Dengan begini para pengguna yang ingin mendaftar di Twitter, paling tidak usianya harus 13 tahun terlebih dahulu.

Simak Nih: Usai Facebook, Data Pengguna Twitter dan LinkedIn juga Bocor ? Kok Bisa

Akan tetapi banyak kalangan yang memprotes dan menganggap kalau pihak Twitter terlalu ketat untuk menerapkan sistem pembatasan usia tersebut. Hal ini dikarenakan para pengguna yang pada saat itu sebelum berusia 13 tahun mendaftar di Twitter, akunnya tetap saja terkunci meski sekarang usianya sudah memenuhi batas yang ditentukan.

Twitter 13+
Copyright©Twitter

Sebagaimana yang telah diungkap oleh The Verge, salah seorang pengguna Twitter yang mengeluhkan permasalahan ini adalah Tom Maxwell. Dia mengakui kalau akun miliknya tetap kena blokir lantaran di deteksi belum cukup umur, meski dirinya sudah membuat akun tersebut sejak beberapa tahun yang lalu.

“Selama beberapa tahun, saya tidak dapat memperbarui tahun lahir di Twitter. Jika, saya memilih 1996–tahun lahir–pilihan akan berubah abu-abu. Namun, apabila saya melakukannya sekarang, akun saya terkunci,” seperti itulah yang diungkapkannya.

Ketahui Yuk: Uji Fitur Baru, Twitter Buat Kolom Khusus Berita Lini masa !

Tidak hanya terjadi pada Tom Maxwell saja, pengguna lain juga mengeluh dirinya tidak dapat login. Bahkan begitu ketatnya peraturan, pihak Twitter meminta bukti kalau dirinya benar-benar sudah cukup umur untuk menggunakan Twitter kembali.

“Saya mengirimkan surat keterangan penduduk, dan saya kini berharap yang terbaik,” begitulah ungkap pengguna lain yang akunnya kena blokir juga.

Supaya data lebih terjamin kerahasiaannya, pihak Twitter akan menghapus dokumen tersebut ketika dilakukan analisa terlebih dahulu. Perlu diketahui bahwa untuk proses penguncian akun tahap pertama ini mulai dilakukan bulan lalu.

Padahal pihak Twitter sudah menerapkan peraturan kalau pengguna dibawah 13 tahun tidak boleh menggunakan/mendaftarkan diri di Twitter. Dan sepertinya ini mulai diperketat lagi mulai sekarang. Bagaimana dengan akun kalian?

baca juga: Google, Microsoft, Twitter dan Facebook Punya Proyek Bersama?