Tak Ingin Kecolongan Data Pengguna, Sementara Facebook Blokir Aplikasi baru !

0
442
[email protected]

Untuk Sementara, Facebook Tinjau Ulang Aplikasi baru !

Eratekno.com – Kabar baru kali ini datang dari raksasa media sosial, Facebook yang memberikan pengumuman jika mereka  bakal menghentikan adanya peninjauan aplikasi anyar tersebut. sehingga para developer diartikan tidak dapat untuk meluncurkan berbagai aplikasi atau chatbot anyar di Facebook.

Baca Juga : Cambridge Analytica Masih Kantongi Data Pengguna Facebook ! Kok Bisa ?

Dimana pengumuman tersebut yang masihbersifat sementara. Sehingga kabar tersebut yang mengejutkan para developer yang berharao jika mereka dapat meluncurkan aplikasi atau chatbot anyar. “Bayangkan, setelah bekerja selama ratusan jam, menyalurkan uang sebesar ratusan ribu dollar, puluhan klien menghilang begitu saja karena keputusan Facebook,” kata Troy Osinoff, salah satu pendiri badan digital, JUICE.

Facebook
[email protected]

Bagi Osinoff, keputusan Facebook tersebut sebagai pengingat jika mereka tidak boleh terpaku dalam hanya satu platform saja, lapor Mashable. Dimana Facebook yang mengambil keputusan tersebut terkait skandal Cambridge Analytica yang merupakan jadi perbincangan hangat selama dua pekan terakhir.

Sehingga media sosial tersebut yang memutuskan untuk kembali meninjau ulang bagaimana mereka meninjau sebuah aplikasi, sebab dimana apliasi survei digital yang bernama “thisyourdigitallife” yang mampu merogoh data puluhan jut apengugna Facebook kemudian menjualnya kepada pihak ketiga, yakni Cambridge Analytica.

Bukan dugaan itu saja, Cambridge Analytica yang juga dapat dengan mudah untuk mengambil serta menyimpan data pengguna Facebook, setelah sebelumnya mereka telah menyatakan sudah menghapus data tersebut, seperti yang disebutkan oleh The Verge.

Baca Juga : Teknik Baru Ini, Mampu Hentikan Penipuan di Facebook !

Untuk mempertahankan kepercayaan yang pengguna letakkan di Facebook ketika mereka berbagi informasi, kami membuat beberapa perubahan tentang bagaimana cara kerja platform kami,” tulis Ime Archibong, Vice President of Partnerships, Facebook. “Kami tahu perubahan ini tidak mudah, tapi kami percaya, perubahan ini akan membantu untuk mengembalikan kepercayaan pengguna dengan ekosistem developer.”

Disisi lain, Facebook yang ingin membuktikan permintaan maafnya, dengan cara menggulirkan aturan baru untuk mencegah skandal Cmbridge Analytica agar tak terjadi kembali. Dimana Facebook yang tak lagi mengizinkan iklan untuk menargetkan pengguna berbasis data pihak ketiga.

Hal tersebut tak akan menghentikan pengiklan untuk menggunakan data miliki Facebook, dimana Facebook yang telah menghapus program Partner Categories, sehingga perilaku online yang tak terkait dengan Facebook.

Baca Juga : Setelah Facebook, Aplikasi India Ini Ketahuan Curi Data Pengguna !