Ternyata ini Alasannya Twitter Matikan Aplikasi di Mac !

0
1175
[email protected]

Twitter Matikan Aplikasi di Mac ? Apa Alasannya

Eratekno.com – Pengguna aplikasi Twitter di komputer Mac yang harus berpindah ke versi awebsite sebab sudah tidak didukung oleh Twitter. Hal tersebut diumumkan oleh Twitter melalui media sosialnya. Dalam sebuah pengumuman yang dikicaukan pada Jumat, 16 Februari 2018,

dimana pihak Twitter yang mengungkapkan jika aplikasi besutannya di Mac yang sudah tidak dapat diunduh. Lantas dalam jangka waktu 30 hari setelah adanya pengumuman, Twitter yang bakal memutus dukungannya.

Baca Juga : Cegah Informasi Palsu, Twitter Bikin Siaran Langsung dari TV Lokal!

Kami memfokuskan upaya kami pada pengalaman luar biasa di Twitter yang secara konsisten di berbagai platform. Jadi, mulai hari ini aplikasi Twitter for Mac tak lagi tersedia untuk diunduh, dan dalam 30 hari tak lagi mendapatkan dukungan,” kicau Twitter.

twitter-phone
[email protected]

Lantas Twitter yang menyarankan pengguna di komputer Mac untuk bermigrasi ke layanan website. “Untuk pengalaman penuh Twitter di Mac, kunjungi Twitter di Web,” tambahnya sembari menunjukkan alamat link Twitter.

Seperti yang dikutip oleh detikINET dari Tech Crunch, Senin (19/2/2018), dimana Twitter yang melakukan pembelian software dari pihak ketiga pada 2010 yang bakal dikembangkan menjadi Twitter for Mac. Tetapi awalnya layanan tersebut yang bernama Tweetie for Mac.

Dengan adanya pengumuman tersebut, banyak dari pengguna Twitter yang khawatir jika perusahaan tersebut yang bakal mengakhiri TweetDeck, sebab layanan dari pihak ketiga yang merupakan pengelolaan akun. Dimana Twitter yang melakukan akuisisi TweetDeck pada 2011 dengan mahar USD 40 juta.

Baca Juga : Twitter Bakal Rilis Fitur Berbagai Video Mirip Snapchat

Berali ke berita lain, informasi palsu (hoax) yang hingga kini merupakan persoalan yang sulit untuk dibendung dari layanan sosial media. Dimana Nick Pickles selaku Kepala Kebijakan Publik Twitter untuk Inggris Raya yang mengungkapkan pihaknya tak begitu saja plangsung menghapus konten yang berisi informasi palsu.

“Kami bukan wasit kebenaran. Twitter dikenal sebagai tempat wartawan, warga, dan aktivis yang akan mengoreksi informasi,” katanya dilansir dari Washington Post, Senin (12/2/2018).

Pickles yang menjelaskan, cuit hoax yang dapat dihapus jika melanggar aturan perusahaan misalnya hate speech. Tetapi Twitter yang tak akan langsung membuang tweet begitu saja. Sebab hal tersebut bukan tugas perusahaan teknologi untuk menentukan sebuah informasi yang bersifat benar atau salah.

Baca Juga : 2017, Twitter Sarang Konten Negatif di Indonesia !