Terpuruk, Akankah Facebook Bakal Bernasib Seperti MySpace dan Friendster?

0
491
[email protected]

Akankah Facebook Alami Nasib Seperti Friendster?

Eratekno.com – Tak semua perusahaan teknologi dapat berdiri dengan kuat. Sebut saja Friendster, yang merupakan media sosial yang sempat populer di era 2000 an ini, yang tenggelam begitu saja. MySpace yang juga mengalami hal serupa. Media sosial tersebut yang digemari oleh pencinta musik, hingga akhirnya hanya tinggal nama.

Baca Juga : Khawatir Data Facebook Disalahgunakan? Begini Cara Melindunginya !

Seperti yangkita ketahi, krisis besar sedang menimpa perusahaan besutan Mark Zuckerberg yang terkait data sekitar 50 juta pengguna yang dinyatakan bocor serta dimanfaatkan untuk mempengaruhi Pilpres Amerika Serikat. Ditambah harga saham yang juga anjlok drastis sekitar USD 35 miliar, begitu juga dengan kekayaan Zuck yang sudah kuras ratusan triliun.

Facebook
[email protected]

Sebelum munculnya skandal tersebut terkuak, Facebook yang sebetulnya tengah melgamai bermacam tantangan. Seperti yang dilansir oleh detikINET dari Reuters, Kamis (22/3/2018), orang yang semakin sedikit untuk menghabiskan waktunya di media sosial tersebut. dalam sebuah laporan pada kuarta IV 2017.

Zuck yang menjelaskan jika jumlah user yang mengakses Facebook turun 50 jam per hari. Walaupun pengguna aktif harian meningkat hingga 14% menjadi 1,4 miliar ketimbang di tahun sebelumnya. Namun muncul fakta yang kurang menyenangkan di sejumlah negara. Di negara asalnya, Amerika Serikat serta kanada, jumlah pengguna Facebook yang merosot 1 juta di dalam kuartal tersebut.

Baca Juga : Terkait Kebocoran Data, Pengguna Bakal Tinggalkan Facebook ?

Bahkan di Eropa, pertumbuhan jumlah pengguna Facebook yang juga mengalami penurunan secara signifikan. Dimana di tempat tersebut yang menghasilkan hingga 75% pendapatan Facebook.

Sementara dari laporan baru dari eMarketer yang mengungkapkan, jika pangsa pasar Facebook di periklanan digital Amerika Serikat yang bakal mengalami penurunan dalam dua tahun ke depan dengan adanya perlambatan tersebut menjadikan harg aiklan sudah tak dapat dimaksimalkan.

Lantas untuk saat ini, muncul skandal baru terkait bocoran data 50 juta pengguna yang masih panas, dimana otoritas yang ingin meminta pertanggungjawaban kepada Facebook dan tentunya ditujukan kepada Zuckerberg. Bila tidak ditangani secara baik, bukan tak mungkin popularitas Facebook bakal pupus.

Baca Juga : Cara Memblokir dan Membatalkan Pemblokiaran Teman di Facebook Melalui Perangkat Mobile Ataupun Desktop