Tidak Hanya Gerhana Bulan Total, Ini Peristiwa Langka yang Bakal Mengiringinya

0
673
Gerhana Bulan Total
Copyright©Info Astronomy

Hujan Meteor Bakal Iringi Gerhana Bulan Total 28 Juli Nanti

Eratekno.com – Di tahun 2018 ini memang tengah banyak sekali fenomena alam antariksa langka yang terjadi. Setelah di awal tahun kemarin kita dapat menyaksikan Super Blood Moon, kini Gerhana Bulan Total juga akan terjadi kembali pada tanggal 28 Juli 2018 dini hari atau tepatnya besok lusa.

Namun di kala ini kita tidak hanya akan mendapatkan pemandangan spesial dari adanya Gerhana Bulan Total saja, melainkan ada berbagai fenomenal alam yang pada waktu tersebut juga bakal terjadi. Kemarin lalu sempat muncul informasi yang menyebutkan kalau Planet Mars juga akan bisa dilihat ketika peristiwa langka ini terjadi.

Simak Nih: Operator Indonesia Tercepat Versi Q1 2018, Siapakah Juaranya?

Disisi lain, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau biasa dikenal dengan LAPAN telah menyebutkan kalau ketika gerhana bulan total ini terjadi masyarakat juga bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat hujan meteor yang menghiasi langit.

Copyright©Komonews

Thomas Djamaluddin selaku menjadi kepala LAPAN juga telah mengungkapkan kalau Hujan meteor yang dimaksudkan disini adalah Southern Delta Aquarids dan Piscis Austrinis. Untuk hujan meteor ini nanti akan mengalami masa puncaknya ketika Gerhana Bulan Total berlangsung.

Ketahui Yuk: Pakai Ponsel, Cewek Ini Tersambar Petir

Pada kala itu Southern Aquarids nantinya akan muncul 20 meteor per jam dan Piscis Austrinis hanya dapat mencapai 5 meteor saja per jam-nya. Thomas telah memberikan pernyataan bahwa “Amati juga di atas bulan yang memerah. Ada beberapa titik pancar hujan meteor, khususnya yang sedang mengalami saat puncaknya pada malam itu, Shouthern Delta Aquarids dan Piscis Austrinis.”

Ketika Gerhana Bulan Total ini terjadi, jarak antara Bumi dengan bulan sejauh 406.000 km, tentu ini lebih jauh jika dibandingkan dengan jarak normalnya yang hanya mencapai 384.000 km saja. Selain itu, Thomas juga mengungkap kalau Gerhana total ini berlangsung ketika purnama terjauh dan bisa juga disebut dengan Micro-Moon.

Dan untuk peristiwa ini nantinya bulan juga akan bewarna merah sehingga dapat disebut dengan Blood Moon. Warna merah ini disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari yang menimpa purnama. Dengan begini bisa disebut peristiwa Gerhana Bulan Total yang akan terjadi pada tanggal 28 Juli nanti di langit barat mulai pukul 01.24 hingga 05.19 WIB ini dapat disebut dengan Micro Blood Moon.

baca juga: Pria Ini Masuk Penjara Lantaran Menjadi Admin Grup WhatsApp, Begini Ceritanya!