Usai Facebook, Data Pengguna Twitter dan LinkedIn juga Bocor ? Kok Bisa

0
377
Facebook
[email protected]

Hati-hati ! Selain Facebook, Data Pengguna Twitter dan LinkedIn juga Bocor ?

Eratekno.com – Usai terkuaknya skandal Cambridge Analytica, para pengguna internet yang secara langsung turut memeriksa data-data penting mereka yang disetor kan diberbagai platform untuk memastikan keamanannya. Dimana Facebook yang telah menyindir platform lain, yang juga kedapatan mengumpulkan data pengguna, seperti Google, Twitter dan LinkedIn. Ternyata ucapan Facebook benar adanya.

Baca Juga : Tips Ampuh, Amankan Data Facebook Kamu Agar Tak Dicuri! Selengkapnya

Seperti yang dikutip ZDNet, Kamis (19/4/2018), sebut saja perusahaan data localBox yang mengumpulkan serta menciptakan profil dari individual yang menggunakan profil pengguna di platform seperti Twitter, Facebook dan LinkedIn. Keseluruhan total ada sebanyak 48 juta catatan informasi personal yang diambil dari sumber-sumber tersebut, ditambah dari sumber lain yang tak disebutkan namanya.

[email protected]

Parahnya lagi, data-data yang diambil dari pengguna tersebut tidak disimpan di tempat yang aman. Sehingga data itu yang ditemukan oleh Chris Vickery, yakni pemburu kebocoran data dari UpGuard, firma peneliti keamanan siber. Lantas apa saja data pengguna yang diambil ? sejumlah data yang diambil selain nama, juga alamat, tanggal lahir, riwayat LinkedIn, konten Twitter serta informasi lain yang menunjukkan kepribadian seseorang.

Baca Juga : Kominfo Ancam Blokir Facebook, Jika Kasus Myanmar Terjadi di Indonesia !

Penggunaan data yang tidak sah bisa melingkupi pencurian identitas, penipuan, dan amunisi untuk melakukan rekayasa sosial, seperti phishing (penipuan lewat situs),” tulis UpGuard dalam laporannya. Ditakutkan, bermacam informasi dari data pengguna yang diambil nantinya dijual ke agensi iklan dalam konteks targeted marketing (pemasaran terarah).

Hal tersebut sudah pasti akan mengganggu privasi dari pengguna yang tak sadar jika informasi mereka yang sudah diambil tanpa izin. Jika kamu login ke suatu situs web menggunakan akun Facebook, disarankan kamu pastikan lagi, apakah platform yang dipakai abal-abal atau tidak. Karena belum lama ini ditemukan adanya sebuah kelompok yang megambil data pengguna Facebook melalui login di suatu situs web.

Seperti yang dikutip dari Tech Crunch, dimana ada pihak ketiga yang menggunakan pelacak Javascript di sebuah situs untuk mengambil data seperti nama, alamat, gender, umur, tempat tinggal serta foto profil.

Baca Juga : Kenapa Facebook Tiba-Tiba Hapus Pesan Pribadi Mark Zuckerberg ? Ini Alasannya !