Waduh, Data Pengguna Facebook Indonesia Bocor, Simak Disini !

0
1694
[email protected]

Tercatat sudah, Data Pengguna Indonesia Bocor, Facebook Lepas Tangan ?

Eratekno.com – Indonesia merupakan negara yang berada di posisi ketiga teratas, terkait kebocoran data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica setelah Amerika Serikat dan Filipina. Dimana dalam sebuah catatan diungkapkan Facebook dari 87 pengguna yang datanya diambil oleh Cambridge, 1.096.666 atau 1,3% dari jumlah tersebut diantaranya dari Indonesia.

Baca Juga : Tak ingin seperti Facebook, Instagram Batasi Data Pengguna bagi Pengembang !

Lalu, bagaimana tanggungjawab Facebook atas kabororan data tersebut, khususnya untuk pengguna yang berada di Indonesia. Dimana pertanyaan tersebut yang dijawab secara langsung oleh Kepala Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari. “Pertanggungjawaban dari kami untuk satu juta (pengguna Indonesia) itu gini, tujuan Facebook itu untuk memberikan rasa aman seluruh user kami, bukan hanya di Indonesia saja,” ujar Ruben di Gedung Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

“Pertanggungjawaban kami, untuk satu juta (pengguna Indonesia) itu, seperti yang sudah disampaikan oleh CEO (Mark Zuckerberg), kami akan menginformasikan seluruh pengguna Facebook yang kena dampaknya dari Cambridge Analytica, kami informasikan,” kata Ruben menambahkan.

Baca Juga : Menkominfo Ancam Blokir Facebook, Jika Ada Data Pengguna Disalahgunakan !

Sehingga, jika ada pengguna Facebook yang berasal dari Indonesia yang menerima informasi secara langsung dari media sosial populer tersebut, dipastikan orang tersebut telah menjadi korban dari penyalahgunaan data Facebook. “Jadi, kalau teman-teman yang belum menerima apapun, ya Alhamdulillah kalian belum kena dampaknya. Notifikasinya nanti lewat Facebook,” ucap Ruben.

[email protected]

Telah diinformasikan sebelumnya, dari kabar terbaru dimana kenyataannya data facebook yang justru lebih buruk dari kabar sebelumnya, yaitu bukan 50 juta, tetapi sampai dengan 87 juta pengguna. Sampai dengan sejuta di antaranya. Chief Technology Officer Facebook Indonesia, Mike Schroepfer, yang menjelaskan perusahaan tersebut yang sudah berbagi data sampai dengan 87 juta dengan perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica.

Dari sekian banyaknya, jumlah tersebut yang paling merasakan dampak terbesar yang berada di Amerika Serikat. Namun disini yang sangat mengejutkan, yakni dari data yang disuguhkan oleh Chroepfer, terdapat nama Indonesia dalam daftar negara dimana negara yang data penggunanya juga turut dibagi ke Cambridge Analytica. Jumlahnya terbilang lumayan banyak, yaitu 1.96.666 atau sekitar 1,3% dari keseluruhan jumlahnya.

Baca Juga : Disindir oleh Tim Cook, Inilah Serangan Balik Facebook untuk Apple !