Waspada! 25 Juta Smartphone Android Terinfeksi Malware “Agent Smith”, Ini Dia Bahayanya !

0
238
Copyright©Seluler

Penelitian Ini Ungkap 25 Juta Smartphone Android Terjangkit Malware ‘Agent Smith” !

Eratekno.comDi zaman yang sudah serba digital ini smartphone memang menjadi kebutuhan dan sangat sulit di pisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Dan kini smartphone berbasis Android memang tengah di minati oleh banyak orang.

Berbicara mengenai smartphone Android, baru-baru ini ada kabar mengejutkan. Ya peniliti dari perusahaan keamanan siber bernama Check Point telah menemukan sebuah jenis malware baru. Malware baru itu di juliki dengan “Agent Smith”. Kabar buruknya lagi malware ini telah menyebar dan menginfeksi sekitar 25 juta ponsel Android.

Lantas apa bahaya dari malware Agent Smith tersebut?

Baca juga : Jaga Privasi, Ini Dia Cara Menyembunyikan Foto dan Video di Smartphone Android Xiaomi !

Berdasarkan temuan peneliti tersebut, Malware itu mengekplotasi kerentanan Android dan secara otomatis mengganti aplikasi yang terpasang dengan versi berbahaya tanpa sepengetahuan pemilik-nya.

Copyright©Viva

Adware Agent Smith ini menyuntikan iklan yang tidak di inginkan ke dalam aplikasi yang ada dan mencuri keuntungan financial dari yang sudah ada. Mungkin ini terdengar tidak cukup berbahay tapi peneliti keamanan memperingatkan bahwa kemampaun malware ini bisa membajak aplikasi yang bisa menyebabkan eksploitas jauh lebih berbahaya.

“Hari ini malware ini menampilkan iklan yang tidak diinginkan, besok dia bisa mencuri informasi sensitif; dari pesan pribadi ke kredensial perbankan dan banyak lagi, ”tulis Check Point di sebuah blog.

Baca juga : Rekomendasi 4 Smartphone Android Yang Mengusung Empat Kamera Belakang, Pilih Mana?

Kebanyakan smartphone Android yang terinfeki menjalankan Android 5.0 Lollipop dan 6.0 Marshmellow dengan sebagian besar infeksi berlangsung selama setidaknya dua bulan, itu di lansir dari laman The Next Web pada Jumat, 12 Juli 2019.

Malware ini menjangki 25 juta ponsel Android an berhasil menduplikasi sekitar 112 aplikasi. Beberapa aplikasi yang rentan terinfeksi malware ini antara lain, WhatsApp, Jiochat, Opera Mini, Truecaller dan masih banyak lagi.

Sementara itu sebagian besar smartphone Android yang terjangkit pleh Agen Smith berbasis di India dan beberapa Negara di Asia Selatan lainnya, termasuk Pakistan dan Bangladesh. Tapi adware telah di temukan di perangkat seluruh dunia dengan lebih dari 300.000 contoh di Amerika Serikat, 245.000 di Arab Saudi dan lebih dari 100.000 di Australia dan U.K.

Baca juga : Lolos TKDN, Smartphone Android Samsung dengan Kamera Slider Ini Mendarat di Indonesia Pekan Depan?