Waspada! “Voice Call” Bisa Bikin WhatsApp Kemasukan Virus Pencuri Data, Kok Bisa?

0
237
Copyright©Explore

Terdapat Celah Keamanan di “Voice Call”, WhatsApp Lakukan Perbaikan!

Eratekno.comWhatsApp di ketahui merupakan aplikasi perpesanan yang paling populer saat ini. Tak mengherankan memang karena aplikasi ini di penuhi dengan berbagai fitur menarik.

Tapi di balik itu semua ternyata ada sebuah celah keamanan berbahaya yang belakangan ini di temukan. Melalui panggilan suara atau voice call, seseorang yang berniat jahat bisa menyisipkan sebuah program mata-mata alias spyware untuk mencuri data dari ponsel pengguna WhatsApp.

Bahkan, spyware bakal tetap menyelinap dan terpasang di ponsel meskipun panggilan suata tidak di jawab oleh korban. Mengetahui celah keamanan tersebut, pihak WhatsApp pun melakukan perbaikan secara serius.

Baca juga : 5 Tanda WhatsApp Kamu Diblokir oleh Seseorang !

Dan pada Senin kemarin, aplikasi besutan Facebook itu sudah merilis patch untuk menambal celah keamanan yang di maksud. Mereka meminta para penggunanya agar segera melakukan update aplikasi ke versi terbaru.

“Untuk mencegah eksploitasi yang ditargetkan dan dirancang untuk membahayakan informasi yang tersimpan di ponsel,” jelas WhatsApp dalam pernyataannya.

WhatsApp
Copyright©Aceh Bisnis

Setidaknya sebuah spyware sudah di temukan memanfaatkan kelemahan keamanan WhatsApp untuk mencuri data di ponsel korban.

Program mata-mata ini di duga merupakan bikinan NSO Group, sebuah perusahaan asal Israel yang memang di kenal sebagai pembuat spyware untuk klien dari kalangan pemerintahan (nation-state).

Jejak digital NSO Group di temukan dalam spyware saat di teliti oleh para engineer WhatsApp. Mereka menyimpulkan bahwa program mata-mata itu mirip dengan tool pengintip lainnya dari NSO Group. Pihak NSO Group sendiri telah merespon dengan mengatakan bahwa teknologi mata-matanya di maksudkan sebagai alat pihak pemerintah untuk memerangi terorisme dan kejahatan.

Baca juga : Nggak Perlu Ribet! Berikut Ini Cara Aktifkan WhatsApp Tanpa Gunakan Nomor Ponsel Pribadi!

Di lansir dari CNET pada Selasa (14/05/2019), NSO Group menegaskan tidak pernah memakai teknologinya sendiri untuk menarget individual ataupun organisasi.

“Kami menyelidiki tudingan apapun yang kredibel soal penyalahgunaan teknologi kami dan akan mengambil tindakan jika diperlukan, termasuk memastikan sistem,” sebut NSO Group dalam sebuah penyataan.

Sementara itu, spyware pengincar kelemahan voice call WhatsApp sempat di temukan di ponsel seorang pengacara asal London, sekelompok jurnalis dan aktivis dari Meksiko serta seorang warga Negara Qatar. Belum di ketahui apakah ada target lain.

Baca juga : Gegara Hal Ini, WhatsApp Mulai Blokir Pengguna yang ‘Nakal’!