Wow, Ternyata Apple Lebih Pilih Layanan Cloud Milik Google, Ketimbang iCloud !

0
223
iPhone
Copyright©Apple

Ternyata Apple Lebih Pilih Layanan Cloud Milik Google, Ketimbang iCloud !

Eratekno.comApple dan Google merupakan perusahaan raksasa yang bersaing dibidang perangkat mobile, digital asisten serta layanan peta. Namun untuk bisnis media penyimpanan awan atau cloud dimana keduanya yang sangat akrab.

Baca Juga : Apple Garap Seri iPhone Terbaru, IPhone Plus Bakal Hadir dengan Layar Jumbo dan Dual-SIM

Sebab dalam dokumentasi keamanan iOS pada Januari 2018, telah didapati sebuah deskripsi yang menyatakan pilhan teknologi supaya menjaga data pengguna agar tetap aman serta tidak diretas oleh orang atau cyber crim. Nampaknya Apple yang menggunakan infrastruktur cloud besutan Google tersebut untuk menyimpan data icloiud foto, file serta untuk backup data milik penggunanya.

[email protected]

Hal tersebut nampaknya sedikit mengejutkan bagi sejumlah pengguna. Sebab mereka menggunakan layanan Apple, karena diduga data tersebut telah tersimpang di server milik raksasa teknologi asal Cupertino tersebut.

Justru ketika baru dirilis, Apple yang sudah menggunakan layanan pihak ketiga. Dimana saat itu mereka yang menggunakan Amazon web Service dan Microsoft Azure untuk hostingnya. Baru semenjak tahun 2016, perusahaan yang dibawahi oleh CEO Tim Cook yang mengandalkan layanan cloud milik Google.

Meskipun Apple sendiri yang tidak mengonfirmasi adanya hal tersebut. tak hanya itu, pada iOS Security Guide pada Maret 2017 lalu, Apple yang masih menyematkan Microsoft Azure daripada Google Cloud Platform.

Baca Juga : Tak Hanya iPad Pro, Apple Bakal Merilis Dua iPad Terbaru dengan Sederet Kelebihan Tahun…

Walaupun server bukan milik Apple sendiri, tidak berardi data iCloud pengguna dapat dilihat oleh Google maupun Amazon. Dimana hal tersebut sudah ditanggulangi oleh Apple, yang tidak hanya memecah data yang disimpan oleh pengguna, tetapi mereka juga mengenkripsi ulang sebelum menyimpannya di salah satu layanan cloud.

Setiap file dipecah menjadi potongan dan dienkripsi oleh iCloud menggunakan AES-128 dan sebuah kunci dari setiap potongan menggunakan SHA-256,” jelas Apple seperti dilansir dari Slash Gear, Rabu (28/2/2018).

Kunci dan metadata file disimpan oleh Apple di akun iCloud pengguna. Potongan file yang dienkripsi disimpan, tanpa informasi identifikasi pengguna, menggunakan layanan penyimpanan pihak ketiga, seperti S3 dan Google Cloud Platform,” pungkasnya.

Baca Juga : Langkah Cepat, Jaga Pasokan Baterai Apple Cari Penambang Kobalt