Besutan Anyar, Nokia Ciptakan Prosesor Baru untuk Jaringan Telekomunikasi ?

0
544
[email protected]

Nokia Luncurkan Prosesor Anyar untuk Jaringan Telekomunikasi ?

Eratekno.comNokia yang belum lama ini telah memperkenalkan sebuah chipset anyar besutannya untuk penyedia jasa komunikasi serta jaringan. Chipset Photogenic Service Engine 2 (PSE-3) merupakan sebuah prosesor yang berupa sinyal digital koheren yang menerapkan probablistic constellation shaping (PCS), yakni teknik modulasi yang dipelopori oleh Nokia Bell Labs.

Baca Juga : Nokia Percaya Diri Bakal Jadi Penguasa di Era Jaringan 5G ?

Dimana teknologi PCS yang dapat mendorong kapasitas transmisi fiber optic sampai dengan mendekati Shannon Limit atau kapasitas secara maksimum dengan metode yang terdiri dari channel komunikasi yang telah ditetapkan oleh Claude Shannon pada tahun 1948 ketika menjadi peneliti di Bell Labs.

Nokia-8-Pro
[email protected]

PCS dengan cerdas yang telah menciptakan sinyal yang dapat menyesuaikan karakteristik serta optik yang disebut mampu menghasilkan gelombang panjang yang lebih elastis untuk mengatasi noise dan gangguan. Bukan itu saja, hal tersebut dapat meningkatkan kapasitas sampai dengan 65 persen melebihi jaringan yang telah digelar saat ini sekaligus dapat mengurangi daya per bit sebanyak 60 persen.

Dalam sebuah jaringan yang dibangun menggunakan sistem chipet anyar yang membutuhkan optical transponder sampai dengan 35 persen. Dengan memperbaiki kapasitas laten dalam serta yang telah dipakai, PSE-3 juga mampu membuat panjang umur sistem saluran serta kabel bawah laut yang telah digunakan, sehingga mampu menjadikan penghematan dalam jangka panjang yang mencolok.

Baca Juga : Buat Penasaran dengan Ungkap Fakta Menarik, Ini Dia Detail Spesifikasi Nokia 8 Pro

Dengan kemampuan programnya yang sangat besar, tetapi sederhana yang memungkinkan PSE-3 dapat memberikan kesempatan idel bagi sebuah operator jaringan untuk dapat berjalan melebihi jaringan flekbilitas yang terbatas, yakni jaringan 100G/200G yang umum digunakan pada saat ini, menuju skala yang besar serta jaringan yang bakal digunakan secara otomatis.

Ditambah dengan menopang gelombang yang kompleksitas sehingga dapat terus meningkat dalam sistem Wavelengt Multiplexing (WDM), PSE-3 dapat menyediakan kapasitas panjang gelombang yang dapat disesuaikan dari 100G ke 600G dengan menggunakan satu baud rate serta ukuran saluran dalam format modulasi yang serupa.

Ini adalah terobosan dalam cara jaringan optik menyediakan kapasitas dan jangkauan dengan biaya yang lebih hemat. Lewat emampuan program yang luar biasa dan sederhana ini, pelanggan kami sekarang bisa memaksimalkan kapasitas dari setiap link di jaringan mereka, baik itu 10 km, 10.000 km atau lebih,” jelas Head of Optical Networks Nokia, Sam Bucci.

Baca Juga : Setelah Layar ‘Poni’ iPhone X, Nokia 9 Adopsi Sonsor Pemindai Sidik Jari Dalam Layar?