Canggih, Kecerdasan Buatan Google Ini Prediksi Risiko Stroke Melalui Mata !

0
273
Google
[email protected]

Kecerdasan Buatan Google Mampu Tebak Risiko Stroke Sejak Dini !

Eratekno.com – Para ilmuwan Google serta anak perusahaan Alphabet dalam bidang teknologi kesehatan, Verily, yang belakangan ini telah menemukan cara untuk mendeteksi risiko serangan penyakit kardiovaskular melalui machine learning.

Baca Juga : Ini Dia HiAssistant, Asisten Punya Huawei Penantang Google Assistant!

Yakni dengan cara melalui pemindaian (scanning) mata, algoritma Google yang dapat memprediksi dimana seseorang berpotensi memiliki penyakit serangan jantung atau stroke. Pemindai berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan saat ini yang memungkinan untuk mengumpulkan informasi umur, tekanan darah, serta apakah seorang perokok atau bukan dapat diprediksi dengan melalui mata.

copyright©Androidheadlines

Informasi tersebut dapat digunakan untuk memprediksi risiko adanya kemungkinan potensi penyakit kardiovaskular di masa depan. Seperti yang dikutip dari The Verge, dimana penggunaan algoritma cara ini yang mampu menghasilkan dengan cepat ketimbang

metode konvensional misalnya untuk tes darah. Namun, masih dibutuhkan sejumlah tes lain sebelum melakukan pemindai mata ini supaya dapat diaplikasikan ke dunia medis.

Adanya penemuan ini yang telah dipublikasikan dalam sebuah jurnal Biomedical Engineering yang rilis pada 19 Februari yang lalu. Luke Oakden-Rayner, merupakan pakar medis dari University of Adelaide yang sebagai spesiasli analis machine learning, yang mengatakan kepada The Verge bahwa teknologi pemindai mata yakni sebuah keniscayaan.

Baca Juga : Google Siap Rilis Android P Pertengahan Bulan Ini, Berikut Bocoran Fitur Canggihnya

Mereka mengambil data yang sudah direkam untuk keperluan medis dan memunculkan hasil lebih dari yang kita kira,” kata Oakden-Rayner. “Daripada menggeser peran dokter, meningkatkan teknologi adalah hal yang sebaiknya kita lakukan,” imbuhnya.

Untuk melatih algoritma, para peneliti di Google serta Verily yang menggunakan machine learning untuk menganalisis 300 ribu pasien. Informasi yang telah disimpulkan dengan pemindai mata yang memuat data dengan lengkap, dengan tes medis konvensional. Dengan prediksi secara mendalam, jaringan syaraf dipakai untuk menemukan sebuah informasi sampai dengan membentuk sebuah pola.

Fundus mata yakni bagian di mata yang terdapat memiliki aliran darah. Dari fundus inilah yang didapat informasi kesehatan seseorang secara menyeluruh. Hasil pemeriksaan tersebut melalui penghitungan algoritma Google yang berbeda tipis dengan metode prediksi SCORE saat ini yang telah digunakan didunia medis.

Baca Juga : Wajib Tahu! Ini Dia 5 Cara Membedakan Aplikasi Asli atau Palsu di Google Play…