IMEI Segera Berlaku, Sistem Database Untuk Cegah Ponsel Ilegal

0
1588
Ponsel
[email protected]

Sistem Validasi IMEI Bakal Cegah Smartphone Ilegal, Seperti Apa?

Eratekno.com – Kali langkah sinergi untuk memvalidasi database nomor identitas asli ponsel (Internasional Mobile Equipment Identity – IMEI) diberikan. Langkah ini diambil oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Upaya tersebut memang sengaja dilakukan untuk mengamankan pasar ponsel Tanah Air. Validasi IMEI sendiri dilakukan guna mencegah dan mengurangi peredaran ponsel yang masuk ke Indonesia secara ilegal atau tanpa ijin resmi dari pihak bersangkutan.

Baca juga : Tak Ingin Rugi, Apple Jual Smartwatch Series 3 Versi Refurbihed ?

Selain itu akan diberlakukannya sistem ini juga ditujukan untuk melindungi industri dan konsumen dalam negeri. Mengenai hal ini juga diungkapkan langsung oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto saat ditemui di Jakarta.

Dia menegaskan jika pada bulan April 2018 nanti data IMEI sudah terkondensaisi. Pada kesempatan yang sama dia juga mengatakan jika Kementeria Perindustrian telah bekerjasama dengan Qualcomm dan juga didukung langsung oleh Kementerian Kominukaisi dan Informatika.

Ponsel
[email protected]

‘Nantinya sistem kontrol IMEI akan dikelola langusng oleh Kemenperin. Selain itu sistem ini pun juga dapat diakses secara online oleh masyarakat. Dengan demikian bisa dikatakan jika teknisnya IMEI yang tidak terdaftar tidak akan bisa digunakan di Indonesia’ ujar Airlangga saat ditemui di Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2018.

Cukup diketahui jika langkah tersebut diambil berdasarkan tindak lanjut dari komitmen penandatanganan Memoratorium of Understanding (MoU) antara Kemenperin dengan perusahaan chipset Qualcomm. Penandatangan tersebut mengenai proses validasi database IMEI yang telah dilakukan pada tahun 2017 lalu tepatnya bulan Agustus.

Selain itu keputusa ini diambil karena berhubungan dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 65/2016 tentang TKDN. Kemudian hal itu juga terkait dengan Peraturan Pemerintah No. 20/2017 tentang Pengendalian Impor atau Ekspor Barang yang Diduga Merupakan atau Berasal dari Hasil Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual.

Menurut Airlangga, sebagai negara berpenduduk terpadat ketiga di Asia, Indonesia jadi target pasar bagi berbagai perangkat seluler, terlebih dengan berkembangnya jaringan 4G. Namun, hal ini juga memicu masuknya perangkat ilegal yang bisa menghambat industri dalam negeri.

Baca juga :  Microsoft Garap Polaris, Sistem Operasi Windows 10 Pesaing Chrome dan iOS !

Oleh sebab itu menurutnya penetapan IMEI ini sangatlah penting guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang tentunya dapat merugikan negara Indonesia. Pada kesempatan yang sama saat itu, Ketua Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) Hasan Aula juga ikut angkat bicara.

Hasan Aula menyatakan jika peredaran smartphone digital ilegal bisa hilang jika ada kontrol IMEI dari pemerintah Indonesia. Maka dari itu langkah strategis memang perlu dilakukan disamping memusnahkan ponsel ilegal. Menurutnya ponsel ilegal mengganggu produk dalam negeri dan dia berharap dilakukan kontrol terkait hal itu.

Baca juga : Android Nougat Masih Jadi Sistem Operasi Terpopuler Saat Ini