Ramah Lingkungan, Baterai dengan Kandungan Air Bakal Gantikan Lithium Ion ?

0
422
[email protected]

Lebih Ramah Lingkungan, Baterai dengan Bahan Air Bakal Gantikan Lithium Ion ?

Eratekno.com – Berita mengenai bateri lithium ion yang bakal diganti dengan teknologi yang lebih canggih memang sudah beredar sejak lama. Faktanya, sudah ada bermacam jenis bateria alternatif lain pengganti. Yang terbaru kali ini, baterai yang memiliki kandungan air serta karbon yang disebut merupakan kandidat yang kuat.

Peneliti dari RMIT University of Melbourne, Australia, yang belum lama ini telah menelurkan prototype sebuah baterai proton yang berbahan dasar air dan karbon. Dikatakan baterai buatan mereka ini lebih ramah lingkungan serta hemat biaya.

Baca Juga : Awas, Wireless Charging Bisa Sebabkan Baterai iPhone Bocor ?

Saat ini kita semua disibukkan mencari sumber energi terbarukan (renewable energy). Dampaknya, banyak permintaan yang signifikan terhadap teknologi untuk memanfaatkan bahan yang lebih murah, tetapi tersedia banyak di pasaran,” ujar pimpinan penelitian Profesor, John Andrews.

Baterai Ponsel
Copyright©Ist

Andrews yang menjamin jika baterai besutannya tersebut dapat diisi ulang. Lalu bagaimana proses dibalik pembuatan baterai yang berbahan dasar dari kandungan air dan karbon ini?

Baca Juga : Dikenalkan Lewat Iklan Bikin Ngakak, Ponsel AGM X2 Hadir dengan Layar 5,5 Inci, RAM…

“Kami menggunakan karbon untuk menyimpan proton yang diciptakan oleh kandungan air. Jadi, baik karbon dan air memang sudah tersedia banyak di Bumi. Ini tentu akan kita manfaatkan,” ujarnya sebagaimana dilansir The Guardian, Kamis (15/3/2018). Walaupun demikian, Andrews yang menyatakan jika baterai tersebut yang masih dalam bentuk prototype dan membuuthkan waktu yang sedikti lama untuk dapat menggantikan lithium ion.

Mungkin butuh sekitar lima hingga sepuluh tahun lagi,” jelas Andrews menambahkan.  Perlu diketahui, salah satu penemu baterai lithium-ion, yakni John Goodenough, yang dikabarkan sedang mengambangkan sebuah teknologi baru. Dimana baterai anyar tersebut bakal memiliki kemampuan tiga kali lebih baik dari teknologi saat ini.

Seperti yang dikutip dari Fortune, Selasa (7/3/2018), Goodenough bersama timnya yang memiliki rencana untuk mengganti cairan elektrolit menggunakan kaca. Dengan komponen tersebut kemungkinan baterai diisi lebih cepat, dan juga tidak bisa meledak namun dapat berfungsi di suhu rendah.

Baca Juga : Bocoran Beredar, Nubia N3 Bakal Usung Layar 6 Inci dan Baterai 5.000 mAh