Snapchat Rugi Rp 11 Triliun Gara-Gara Rihana, Ini Penyebabnya!

0
252
snapchat
[email protected]

Gara-Gara Kecaman Rihana Soal Iklan Provokatif, Snapchat Rugi Rp 11 Triliun

Eratekno.com – Layanan kirim pesan, gambar ataupun video, Snapchat dikabarkan mengalami kerugia hingga 800 dollar Amerika Serikta (AS) atau setara Rp 11 Triliun. Hal itu terjadi setelah penyanyi ternama Negeri Paman Syam, Rihana melayangkan kecamannya pada aplikasi besutan Evan Spiegel tersebut.

Rihana mengeluarkan kecamannya, sebab iklan provokatif soal dirinya yang muncul dalam platform aplikasi tersebut. Karena keluhan Rihana ini, saham Snapchat langsung anjlok hingga 4 persen dan menyebabkan kerugian perusahaan sebesar Rp 11 triliun dari nilai pasarnya.

Baca juga : Tak Mau Kalah Saing, Snapchat Bakal Hadirkan Efek AR Karya Komunitas

Diketahui jika konten iklan yang dikecam Rihana yakni berupa iklan gim ‘Would You Rather?’. Dalam ilan itu mengajak pengguna bermain dengan dua pilihan yakni ‘menampar Rihana’ dan ‘Memukul Chris Brown’. Sekedar informasi, Crish Brown sendiri merupakan mantan kekasih Rihana yang dinyatakan bersalah karena memukul perempuan tersebut ketika keduanya bertengkar pada tahun 2009.

Setelah itu, pelantun Umbrella tersebut langsung mengeluarkan pernyataan melalui akun Instagram pribadinya dan mengecam iklan Snapchat tersebut. ‘Sekarang Snapchat, aku tahu kamu bukanlah aplikasi favoritku, tetapi aku mencoba untuk mencari tahu ada masalah apa dengan segala kekacauan ini’ tulis Rihana di akun Instagram miliknya.

snapchat
[email protected]

‘Aku ingin menyebut ini sebagai kebodohan, tapi saya tahu kamu tidak bodoh. Kamu menghabiskan uang untuk sesuatu yang dengan sengaja akan membuat malu seorang korban kekerasan dalam pacaran (DV, dating violence) dan membuat lelucon tentang hal tersebut’ sambungnya.

Sedangakan Snapchat sendiri menyebut jika iklan yang membawa nama Rihana tersebut sangat menjijikan. Pihak layanan pun mengungkapakn jika mereka saat ini tengah menginvestigasi bagaimana hal ini dapat terjadi dan mereka pun memastikan jika hal ini tak aka terulang lagi.

Baca juga :  Update Terbaru, Urutan Konten di Linimasa Instagram Bakal Tampil Teratur Seperti Semula?

Dengan terjadinya insiden ini sekaligus mengingatkan betapa bahayanya platform iklan self-service. Iklan membuat perusahaan men-submit iklan itu tanpa negosisi dan tanpa pengawasan. Cukup diketahui jika saat ini banyak platform media sosial yang menggunakan metode ini.

Sementara itu Snapchat sendiri menuturkan jika iklan yang ditampilkan pada platform miliknya mengharuskan pemilik platform untuk patuh pada kebijakan perusahaan. Mereka mengaku tak mengijinkan adanya konten yang menggambarkan kekerasan dan konten yang merugikan orang lain.

Baca juga :  Tips Keren dari Bos Instagram bagi Kamu yang Suka Menunda Pekerjaan !