Smartphone Anda Lolos Black Market (BM) Belum? Ini Dia Cara Mengeceknya

0
3622
Smartphone
copyright©nextren

Mudah, Begini Nih Cara Mengecek Smartphone Lolos BM atau Belum

Eratekno.com – Seperti kita ketahui jika saat ini jumlah penggguna smartphone di Indonesia terus bertambah dari tahun ke tahun. Mudahnya membeli ponsel pintar di manapun membuat oarang Indonesia tak kesulitan mendapatakn model perangkat yang diinginkannya.

Dari catatan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tahun ini 50,8 persen dari total pengguna internet yang sebanyak 143,26 juta pengguna mengakses internet dari smartphone atau tablet meerka. Denagan demikian jika dihitung jumlah pengguna smartphone di Indonesia setidaknya ada 70 juta pengguna.

Baca juga : Wajib Coba! Ini Nih 5 Cara Tingkatkan Sinyal WiFi Lemot di Smartphone

Karena mudahnya membeli smartphone, pengguna pun juga bisa dengan gampangnya mendapatakan perangkat ilegal alias black market (BM). Padahal keberadaan smartphone BM sendiri sangat merugikan penggunanya. Bagaimana tidak, jika ponsel ini rusak dalam kondisi tidak tersertifikasi, penguna akan kesulitan untuk memperbaiki atau menservisnya.

Dengan begitu pengguna akan mengalami kerugian karena tak bisa membenahi perangkat mereka di konter resmi. Maka dari itu, kalian pengguna harus memastikan perangkat yang dibeli merupakan perangkat yang tersertifikasi serta memiliki jaminan garansi serta pusat service yang jelas.

Smartphone
copyright©info tips android

Untuk itu sebelum membeli terlebih dahulu pastikan jika smartphone ataupun tablet yang dibeli merupakan perangkat resmi dan mendapatkan sertifikasi dari pemerintah. Dalam hal ini yang berhak memberikan sertifikasi pada perangkat yang masuk ke Indoneisa yakni Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika. Lalu bagaimana cara mengecek smarphone itu sudah memiliki sertifikasi atau belum?

Baca juga : Siapa Berminat? Ini Nih Smartphone SPC Kamera Selfie Ganda Seharga Rp 900 Ribu

Cara yang bisa dilakukan yakni dengan memeriksa kemasan smartphone. Lihatlah apakah pada boks terdapat label yang memuat nomor sertifikat dengan Formatnya (12345)/SDPPI/Tahun. Misalnya, mengecek sertifikasi smartphone Samsung Galaxy A8 Plus yani pada nomor sertifikasi tertera Postel No: 54152/SDPPI/2017.

Selain itu nomor sertifikat tersebut bisa dicek pada laman web sertifikasi.postel.go.id. Jika nomor sertifikat itu tersertifikasi resmi, smartphone yang kalian pakai bergaransi resmi distributor. Namun jika tidak ada, maka smartphone kalian tidak tersertifikasi dan tidak memiliki garansi.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyayangkan penyelundupan ponsel ilegal yanag kerapa terjadi di Tanah Air. Dia menganggap hal itu semestinya sudah tak terjadi lagi karena pihaknya telah memfasilitasi proses sertifikasi yang jauh lebih cepat dari sebelumnya. Dengan begitu perusahaan manufaktur smartphone dalam negeri semakin cepat bisa menghadirkan produk terbarunya untuk masyarakat, begitu juga produk-produk dari luar negeri yang telah memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Baca juga : Xiaomi Blackshark Bakal Hadir, Smartphone Gaming yang Siap Jegal Razer Phone?