Tips Mudah Mengatasi Panas di Smartphone Android !

0
1214
[email protected]

Begini Cara Mengatasi Panas di Smartphone Android !

Eratekno.com – Beda dengan komputer, dimana untuk smartphone yang tak memiliki pendingin otomaris. Oleh sebab itu, beberapa vendor smartphone yang memasang pengaman yang berupa fitur pengukur panas.

Alat tersebut yang dapat berfungsi untuk menonaktifkan beberapat fitur tertentu yang terdapat dalam smartphone, misalnya flash pada kamera saat ponsel mulai panas. Sementara ada pula beberap vendor smartphone yang mengandalkan cara pendinginan pasif.

Baca Juga : Tips Mudah Mengecek Hp Samsung Baru, Bekas Atau Refurbish!

Seperti yang dihimpun dari How To Geek, Jumat (19/1/218), Tim redaksi yang telah merangkum beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi panas pada smartphone Android.

Panas karena baterai bengkak

Baterai smartphone Android yang menggelembung atau bengkak memang jarang terjadi, tetapi bukan tidak mungkin, apabila hal tersebut muncul yang mengakitbatkan retakan pada bodi smartphone diakrenakan baterai yang menggelembung, lebih baik untuk tidak mengaktifkan smarmtphone.

[email protected]

Jangan menggunakan atau mengisi daya smartphone pada baterai yang menggelembung atau bengkak. Apabila baterai tersebut semakin menggelembung, lebih bawa smartphone ke pusat untuk meminta ganti baterai bila masih memiliki garansi.

Baca Juga : Ini Dia! Tips Hentikan Penyadapan WhatsApp di Ponsel

Panas saat pengisian daya

Smartphone yang panas ketika pengisian daya (charging) memang wajar. Tetapi jika terlalu panas diperkirakan ada masalah terhadap charger.

Apabila smartphone panas ketika dicharger, sebaiknya cabut lalu biarkan dingin terlebih dahulu. Atau bisa di charger kembali menggunakan charger resmi bawaan ponsel tersebut.

Panas akibat beban kerja berat

Sebetulnya wajar jika ponsel terasa panas setelah memainkan game 3D, atau mengedit video atau melakukan banyak tugas (multi tasking). Biasanya daya baterai smartphone akan cepat habis. Sebab smartphone bekerja terlalu berat, sehinga kinerja menjadi lamban.

Biasanya, aplikasi atau game terbaru berjalan di perangkat lama biasanya lebih lemah, sebab perangkat lama tak cukup kuat untuk menjalankan dalam waktu yang lebih lama. Disarankan untuk melakukan upgrade sistem operasi (OS).

Panas setelah upgrade OS

Setelah upgrade OS, kinerja background processing biasanya akan meningkat. Hal tersebut dikarenakan proses upgrade memang membutuhkan daya baterai yang lebih banyak untuk proses memasukkan sistem operasi yang terbaru.

Apabila hal tersebut tetap panas lebih baik di downgrade, kemungkinan perangkat tidak cocok atau tidak kuat untuk menjalankan sistem operasi yang baru tersebut.

Baca Juga : Mudah Kok ! Tips Merawat Power Bank Agar Awet dan Tidak Cepat Drop !